Didengarkan & Mendengarkan 2


dennicandra.com, Dalam suatu kesempatan mengobrol dengan seorang teman, yang kesehariannya memang hobi berceloteh dengan beragam topik. Dia bercerita tentang keluarganya yang dinilai dia tidak ada yang mau mendengarlkan kata-katanya, baik itu istri maupun anak-anaknya.

“Bro kenapa ya, di rumah gua itu susah sekali untuk ngomong dan menasehati orang-orang yang ada di rumah tersebut. Istri maupun anak-anak gua gak ada yang mau mendengarkan apa yang gua bilangin. Kayaknya kata-kata seperti masuk kuping kiri dan keluar melalui kuping kanan. Susah sekali rasanya untuk mengajarkan dan meminta mereka mendengarkan apa yang gua katakan”

Lalu dia melanjutkan berceloteh panjang lebar mulai dari pengalaman masa kecilnya, kehidupan sekolah dan berlanjut sampai kondisi kehidupan dia saat ini. Pada awalnya dia yang bertanya, tetapi seolah-olah dia lupa kalau dia bertanya dan tidak memeberikan kesempatan kepada saya untuk menjawab pertanyaan yang dia ajukan sebelumnya. Saya berkesimpulan kalau dia sebenarnya tidak membutuhkan jawaban dari pertanyaan yang dia ajukan. Selama dia terus berceloteh kesana-kemari, otak saya mulai tidak konsentrasi dan pikiran saya melayang kemana-mana … 🙂

Dari kejadian tersebut saya menyadari dan bisa menyimpulkan kenapa orang ini tidak pernah didengarkan oleh keluarganya terutama oleh istri dan anaknya. Wong … dia sendiri adalah seorang pendengar yang buruk. Kalau kita ingin orang memberikan telinganya untuk kita maka kita yang menyediakan telinga buat orang terlebih dahulu, dan hukum tersebut berlaku universal dimana pun.

Mau anak dan istri mendengarkan apa yang Anda katakan …??? Berikan contoh dan pasang terlebih dahulu kuping Anda untuk mendengarkan mereka.

Sudahkan Anda menyiapkan telinga untuk mendengarkan … ???

Ingin provokasi lebih lanjut ? Follow  saya di twitter @CandraDenni


About Denni Candra

Denni Candra adalah seorang konsultan dan penulis yang rutin menulis di beberapa media diantaranya Harian BERNAS Jogjakarta dan beberapa media lokal di Bangka serta menjadi kontributor artikel di www.level-up.id dan www.inspirasi.co. Selain itu juga fokus menjadi seorang ghost & co-writer buat siapa saja yang ingin dibantu menulis dan menyelesaikan bukunya.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 thoughts on “Didengarkan & Mendengarkan