Rahasia #2 : Disiplin Hidup Atau Mati 1


displinsamurai

dennicandra.com, Satu-satunya hal yang bisa menjelaskan bagaimana Musashi mewujudkan tujuannya menjadi samurai terhebat dalam sejarah Jepang-kendati di usia yang masih remaja-adalah dispilin dirinya yang luar biasa, baik secara mental, fisik, intelektual, maupun spiritual. Meski catatan tentang sejarah masa kecilnya sulit untuk kita temukan, namun tak diragukan lagi bahwa Musashi memiliki keinginan kuat serta disiplin diri yang luar biasa semenjak usia mudanya.

Di dalam The Book of Five Rings, Musashi menuliskan bahwa ia sama sekali tidak memiliki guru, benar-benar merupakan seorang pelajar otodidak. Pernyataannya ini sangat layak dipercaya, karena jika memang benar-benar ada seorang guru dari sekian banyak guru samurai di Jepang pada saat itu berkeinginan untuk mengklaim Musashi sebagai muridnya, maka guru tersebut pasti sudah melakukannya serta menuliskan klaim tersebut dalam sebuah sistem arsip yang baik. Dan, kita akhirnya bisa mempelajari arsip terbut.

Berdasarkan sumber catatan yang ada, jelas sekali bahwa sejak berusia tiga belas tahun, Musashi sudah menguasai seni bela diri setidaknya dengan tongkat kayu sehingga tanpa rasa gentar ia berani menantang seorang samurai berpengalaman yang sudah membunuh begitu banyak musuh dalam berbagai duel mematikan.

Kenyataan-kenyataan tersebut sudah cukup membuat Musashi menjadi tokoh yang unik dalam sejarah samurai. Satu pencapaian yang jarang terjadi dalam sejarah yang lain. Kenyataan tersebut juga menunjukkan, sebagaimana yang ditegaskan sendiri oleh Musashi, bahwa ambisi yang ia miliki sesungguhnya sudah ia bangun sejak dini. Ambisi inilah yang kemudian mendorong dirinya meraih tingkatan disiplin diri yang luar biasa bagi remaja semasanya.

Barangkali cara terbaik untuk menggambarkan tingkatan disiplin diri yang dibangun oleh Musashi dalam mewujudkan tujuannya untuk menjadi samurai terbaik di Jepang adalah dengan membandingkan kedisiplinan tersebut dengan pengalaman yang akan dijalani oleh atlet muda yang berlatih demi meraih medali emas dalam Olimpiade tanpa sedikit pun dukungan dari pihak manapun, baik dari pelatih, asosiasi olahraga nasional, maupun dari pihak sponsor.

Bagaimanapun, sama sekali tidak ada hal baru menyangkut peran penting disiplin diri dalam mengembangkan keahlian apa pun. Akan tetapi, prestasi musashi dengan sangat jelas menyatakan bahwa  pencapaian yang menakjubkan membutuhkan disiplin diri yang juga luar biasa. Ini adalah pengetahuan atau wawasan yang kelak bisa diaplikasikan dalam setiap usaha.

Silahkan lanjut dan baca Rahasia #3 : Berlatih Untuk Menang … :)

Mau provokasi lebih lanjut ? Follow saya di twitter : @CandraDenni

(sumber bacaan : Boye de Mente. 2009. 42 Rahasia Hidup ala Samurai, Jogjakarta: Penerbit THINK)


About Denni Candra

Denni Candra adalah seorang konsultan dan penulis yang rutin menulis di beberapa media diantaranya Harian BERNAS Jogjakarta dan beberapa media lokal di Bangka serta menjadi kontributor artikel di www.level-up.id dan www.inspirasi.co. Selain itu juga fokus menjadi seorang ghost & co-writer buat siapa saja yang ingin dibantu menulis dan menyelesaikan bukunya.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “Rahasia #2 : Disiplin Hidup Atau Mati