Rahasia #3 : Berlatih Untuk Menang 1


sumber gambar : www.yusufsroomz.wordpress.com

sumber gambar : www.yusufsroomz.wordpress.com

dennicandra.com, Keahlian berperang yang sudah dikembangkan Miyamoto Mushasi serta para samurai yang lain-sebagaimana keahlian yang juga dikembangkan oleh para atlet berprestasi di Olimpiade, sama sekali tidak datang dengan mudah. Meskipun Musashi mengklaim bahwa dirinya adalah pelajar autodidak, kita tetap berasumsi bahwa ia mengembangkan sebuah pola latihan pribadi berdasarkan model yang sudah dikembangkan oleh para guru atau instruktur samurai pada masa itu.

Program latihan yang ditetapkan oleh para guru atau instruktur samurai pada masa itu biasanya dimulai sejak para murid masih kanak-kanak, dilakukan selama beberapa jam dalam sehari, umumnya selama enam hari dalam seminggu dan sistem ini berlangsung secara terus menerus selama beberapa tahun.

Latihan formal biasanya akan dimulai ketika para siswa menginjak usia enam atau tujuh tahun. Ketika memasuki masa remaja atau menginjak usia lima belas tahun, mereka sudah siap menjadi samurai sejati. Salah satu latihan yang harus mereka jalani adalah memenggal kepala narapidana mati atau musuh yang menjadi tawanan, sebuah latihan untuk membuat mereka terbiasa dan merasakan ”sensasi” saat memenggal kepala.

Begitu seorang samurai menguasai kemampuan menggunakan berbagai senjata, terutama sekali pedang maka mereka mulai mengurangi latihan menjadi hanya beberapa jam sehari selama beberapa kali dalam seminggu, meskipun latihan tersebut akan tetap berlangsung hingga mereka pensiun atau meninggal.

Bahkan, samurai yang sudah menjadi pegawai resmi pemerintahan shogunate tetap harus menjalani latihan. Para samurai kelas atas, termasuk para shogun, akan menunjuk atau mengangkat seorang instruktur pedang untuk mengasah kemampuan serta menjadi rekan tanding mereka dalam latihan.

Sementara itu, bagi shugyosha seperti Musashi, latihan harian yang berat akan terus berlangsung di sepanjang hidup mereka, karena memang kelangsungan hidup mereka sangat bergantung pada keahlian bermain pedang. Mereka tidak hanya berlatih sebagai persiapan untuk mengikuti pertandingan tertentu. Para shugyosha berlatih demi mempertahankan harga diri dan reputasi, juga untuk bertahan hidup.

Agar selalu sukses di dunia modern saat ini, Anda pun harus selalu  mempersiapkan diri dalam keadaan ”siaga berperang” melalui latihan  yang konstan dan terus menerus. Layaknya para samurai, Anda niscaya membutuhkan berbagai latihan fisik dan mental agartetap tangguh dan waspada. Selain itu, Anda juga harus tetap berlatih untuk mengasah kemampuan menggunakan semua ”senjata”, berbagai keahlian khusus dan teknik tertentu yang Anda butuhkan dalam bidang pekerjaan apa pun yang dijalani, sehingga Anda mampu bertahan dalam persaingan serta meraih kemakmuran.

Silahkan lanjut dan baca Rahasia #4 : Mempersiapkan Diri … :)

Mau provokasi lebih lanjut ? Follow saya di twitter : @CandraDenni

(sumber bacaan : Boye de Mente. 2009. 42 Rahasia Hidup ala Samurai, Jogjakarta: Penerbit THINK)


About Denni Candra

Denni Candra adalah seorang konsultan dan penulis yang rutin menulis di beberapa media diantaranya Harian BERNAS Jogjakarta dan beberapa media lokal di Bangka serta menjadi kontributor artikel di www.level-up.id dan www.inspirasi.co. Selain itu juga fokus menjadi seorang ghost & co-writer buat siapa saja yang ingin dibantu menulis dan menyelesaikan bukunya.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “Rahasia #3 : Berlatih Untuk Menang